Sabtu, 24 Desember 2016

artikel peluang usaha "bisnis kerupuk basah khas sukamara"

ARTIKEL PELUANG USAHA DI PALANGKA RAYA
“BISNIS  KERUPUK BASAH KHAS SUKAMARA”
LinaRusliana(ACC 113 004)
Email;linaliana31@gmail.com

Bisnis kuliner merupakan salah satu bisnis yang paling banyak peminatanya. Harus diakui bisnis kuliner memang tidak ada matinya semakin banyak orang yang menggeluti bisnis ini, sehingga memberikan beragam pilihan bagi pelanggan. Namun tidak semua orang yang menggeluti bisnis ini bertahan lama. Bisnis kuliner yang akan dibahas dalam artikel ini adalah bisnis kuliner makanan, “krupuk basah khas sukamara”.
Siapa yang tidak kenal dengan kuliner kerupuk? . Kebanyakan orang indonesia selalu menyertakan kerupuk sebagai bahan makanan pendamping, walaupun kita tahu bahwa kerupuk tidak mempunyai kandungan gizi yang banyak. Nah untuk di Kalimantan Tengah khususnya kabupaten Sukamara mengenal adanya kerupuk basah. Nah lo! Kerupuk kok basah? Kalau melempem saja kita sudah malas untuk memakannya apalagi basah. Jangan berpikir bahwa ini adalah kerupuk yang disiram air atau kerupuk yang dicelupkan kedalam kuah.
Kuliner ini memang cukup asing ditelinga orang Indonesia namun di Kalimantan khususnya kalimantan tengah sendiri merupakan cemilan yang menjadi primadona karena rasanya yang gurih dan nikmat. Krupuk basah diproduksi didaerah Pangkalan Bun dan Sukamara, sehingga bisnis ini merupakan suatu peluang usaha yang bisa dikembangkan dikota Palangka Raya.






                                                                                  
                                                                                  Olahan makanan dari kerupuk  
                                                                                  Basah(digoreng/dibakar/sesuai            
                                                                                  selera) atau dibikin kerupuk kering

Kalau anda pernah menikmati empek-empek dari Palembang atau siomay dari Bandung, Kerupuk basah hampir mirip dengan keduanya. Ada beberapa hal yang membuatnya berbeda, yaitu bentuknya yang dibentuk bulat panjang. Ikan yang digunakan adalah ikan jenis air tawar dan bisa juga iakan laut yaitu ikan tenggiri, ikan air tawar yang enak dibuat untuk kerupuk basah adalah ikan gabus, Jika digigit terasa kenyal dan kental rasa ikan gabus. Ya, itulah panganan yang disebut warga dengan kerupuk basah dan biasa disajikan dengan sambal. 
Untuk anda yang tertarik mencobannya, namun tidak tau harus membeli dimana, anda bisa mencoba membuatnya sendiri, berikut sudah penulis siapkan resep untuk membuat kerupuk basah :
Bahan-bahan Pembuatan Kerupuk Basah
1.    1 Kg Daging ikan ( Ikan Gabus/Ikan Tenggiri)
2.    Garam 3 Sdm
3.    Merica bubuk 1 bungkus
4.    Bawang putih ½ ons
5.    Penyedap rasa
6.    Pewarna merah makanan
7.    Tepung kanji secukupnya
8.    Air secukupnya
Bahan-bahan Pembuatan Sambal Kerupuk Basah
1.    Cabe rawit
2.    Bawang merah/bawang putih secukupnya
3.    Kacang tanah yang digoreng tanpa kulit
4.    Gula pasir secukupnya
5.    Garam secukupnya
6.    Penyedap rasa
Cara membuat kerupuk basah
1.    Daging ikan dipisahkan dari tulangnya dan digiling.
2.    Merica, bawang putih, garam serta penyedap rasa dihaluskan
3.    Masukan bumbu yang sudah dihaluskan kedalam wadah kemudian campurkan bumbu yang sudah dihaluskan dengan ikan yang sudah digiling, aduk hingga merata dan diamkan selama ± 2 jam.
4.    Setelah menjadi rata  dan didiamkan segera masukanlah tepung kanji sedikit-sedikt hingga kenyal serta bentuklah menjadi panjang (bentuk adonan bisa dikreaskikan sesuai selera).
5.    Sesudah dibentuk, kemudian masukanlah pada air yang telah mendidih dan sudah diberi pewarna makanan, lalu tunggu hingga 30 menit sampai mengapung kemudian angkatlah.
6.    Kerupuk basah ini siap untuk dimakan atau dapat pula bunda goreng kembali. Pada adonan tersebut dapat ditambahkan dengan irisan daun bawang atau juga seledri.
Cara membuat sambal kerupuk
1.    Cabe rawit merah/bawang putih/bawang merah ditumbuk serta kacang goreng hingga halus.
2.    Kemudian masukan air panas jangan terlalu cair dan kental.
3.    Garam dan gula serta penyedap rasa tambahkan.

Bagaimana cara memulai usaha kuliner ini ?
Cara memluai usaha kuliner, hal yang perlu kita lakukan adalah ;
  1. Target pasar
Tentukan secara spesifik target pasar yang akan anda bidik. Dengan mengetahui target pasar secara jelas, akan mudah bagi anda untuk merancang strategi pemasaran yang tepat. Dalam survei target pasar, hal-hal yang bisa anda jadikan acuan meliputi pekerjaan, umur, pendapatan, gaya hidup, dsb.
Misal anda ingin membuka usaha kuliner di daerah kampus, maka jenis kuliner yang cocok dijual adalah makanan-makanan dengan harga terjangkau. Selain itu tempatnya juga harus nyaman untuk nongkrong para mahasiswa. Misalnya angkringan yang menyediakan wifi gratis bagi para mahasiswa.
  1. Inovasi
Seperti contoh usaha mie lidi pada awal-awal paragraf, anda juga harus bisa berinovasi terhadap produk kuliner yang anda sajikan. Inovasi bisa dilakukan terhadap nama, rasa, tampilan, cara pembuatan, hingga cara penyajiannya.
Dalam melakukan inovasi, harus disesuaikan dengan target pasar. Misalnya jika anda menarget mahasiswa, buatlah nama yang unik dan mudah diingat, rasanya juga unik namun harganya terjangkau. Dengan adanya inovasi, produk kuliner anda akan langsung melekat di benak orang-orang. Agar konsumen tidak bosan, berikan selalu variasi pada jenis makanan yang anda jual.
  1. Miliki pengetahuan dan keahlian
Jika ingin menjadi pengusaha kuliner sejati, anda setidaknya harus memiliki pengetahuan dan keahlian di bidang kuliner. Tidak usah terlalu mendetail. Yang penting anda tidak buta sama sekali dalam masalah kuliner.
Hal ini penting, terlebih jika masih dalam masa-masa awal merintis usaha. Dengan memiliki pengetahuan dan keahlian, pengeluaran anda untuk biaya karyawan bisa dihemat. Dari pengetahuan dan keahlian ini, nantinya akan membantu anda melahirkan kreatifitas untuk berinovasi, sehingga produk anda akan beda dengan yang lain.
  1. Supplier
Meski modal yang anda miliki terbatas, namun jangan mengabaikan kualitas. Kualitas produk makanan salah satunya dipengaruhi oleh supplier yang menyediakan bahan baku bagi produk kuliner anda. Pilih supplier yang selalu konsisten dalam menjaga kualitas bahan yang mereka jual.
  1. Pelayanan maksimal
Pelayanan maksimal kepada seluruh pelanggan merupakan investasi tak ternilai yang harus anda miliki. Anda harus benar-benar bisa menjadikan pelanggan layaknya raja ketika membeli produk kuliner anda. Pelayanan maksimal akan menumbuhkan reputasi baik di mata para pelanggan.
Setelah memiliki reputasi yang baik, jagalah selalu reputasi tersebut. Menjaga reputasi bisa dimulai dari kebersihan produk kuliner, tempat, rasa hingga pelayanan.
Apa saja faktor yang perlu diperhatikan dalam usaha ini, dan bagiamana reson kita terhadap faktor tersebut  ?
Ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam usaha ini adalah kualitas prduk, harga jual, dan tingkat persaingan.
Untuk sebagian masyarakat kualitas rasa adalah nomor satu sedang harga adalah nomor dua. Maka jangan terpancing untuk melakukan perang “harga” dengan mengorbankan kualitas “rasa” demi menyesuaikan harga pokok produksi. Menjual produk makanan dengan harga yang murah dengan niat untuk menarik minat konsumen namun tidak didukung dengan rasa yang enak, tentu hal ini akan mengakibatkan modal usaha akan habis karena tidak ada penjualan.
Oleh sebab itu perlu sebuah strategi/cara untuk memenangkan persaingan dalam usaha kuliner makanan seperti kerupuk basah khas Sukamara, lebih menggunakan bahan baku organik dalam pembautan agar lebih sehat merupakan salah satu cara meninggkatkan produk makanan olahan rumahan kerupuk basah.
Selain 3 hal tersebut, penentuan lokasi yang strategis dalam pemasaran produk makanan ini juga merupakan faktor yang harus diperhatikan dalam usaha ini. Lokasi adalah hal yang mutlak dan penting, anda harus jeli melihat peluang sukses jual makanan dengan memperkirakan apakah sebuah lokasi akan menguntukan jika anda berjualan didaerah/lokasi tersebut. Kesalahan dalam memilih lokasi pemasaran akan menyebabkan kegagalan dan kerugian pada usaha yang kita geluti.
Saat kita memulai atau melakukan wirausaha kita harus cepat tanggap dan melihat peluang yang ada., peluang yang benar ataukah peluang yang salah artinya kekeliruan dalam melihat peluang sehingga terjadi kerugian pada diri kita dan orang lain, akan banyak faktor-faktor yang terjadi nanti pada usaha yang kita geluti, apakah faktor-faktor itu memberi dapat yang tidak bagus pada usaha kita atau memebri dampak yang bagus terhadap usaha kita, tergantung bagaimana diri kita menhadapinya.


Selasa, 22 November 2016

Kewirausahaan Bisnis Butik

BUSINESSES PLAN

“GIRL FASHION BOUTIQUE”
(Butik Pakaian Wanita)




  1. RINGKASAN EKSEKUTIF
Girl Fashion Boutique adalah sebuah usaha perseorangan yang menjual berbagai macam pakaian wanita, khususnya pakaian anak-anak remaja hingga orang dewasa. Jenis pakaian yang ditawarkan sangat variatif mengingat kebutuhan manusia akan sandang adalah kebutuhan primer, sehingga dibutuhkan produk yang bervariasi pula sesuai pemakaiannya. Pakaian yang ditawarkan berupa T-Shirt Girl, dress, gaun, rok, dan baju-baju bergaya girly. Selain itu, butik ini juga dilengkapi dengan pernak-pernik girly pelengkap pakaian Anda sehingga terlihat lebih indah. Adapun pakaian yang dijual adalah berasal dari produsen pakaian secara langsung sehingga harga jual yang diberi lebih murah dan tentu saja kualitasnya terjamin. Girl Fashion Boutique berada di lokasi yang strategis di kota Medan sehingga memudahkan pembeli mengunjungi butik ini. Selain itu, pelayanan yang baik menjadi andalan distro sehingga tidak akan mengecewakan pengunjung.
Prospek pengembangan usaha sangat menjanjikan mengingat pangsa pasar yang cukup besar dengan seiring perkembangan jaman, tren busana yang terus meningkat dari tahun ke tahun, dan kebutuhan manusia akan pakaian. Berangkat dari pemikiran inilah kami membuat ide untuk membuka usaha yang cukup menggiurkan ini.



2.      LATAR BELAKANG PERUSAHAAN

 2.1 Data Perusahaan

1.         Nama Perusahaan
Girl Fashion Boutique

2.         Nama Anggota
Lina Rusliana
Analisa
Evi Nur Janah

3.         Bidang Usaha
Usaha Penjualan Pakaian Wanita

4.         Jenis Produk / Jasa
Pakaian

2.2  Struktur Organisasi

 






 


2.3  Susunan Pemilik / Pemegang Saham

NAMA
Persentase
Lina Rusliana
Analisa
Evi Nur Janah
30%
25%
25%
TOTAL
100%

3.      ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN

3.1 Produk / Jasa yang Dihasilkan

Girl Fashion Boutique merupakan suatu butik yang menjual berbagai macam pakaian untuk wanita. Sebut saja salah satu celana dengan merek Versace, DKNY dan Calvin Klein, terdapat juga kemeja dengan merek Guess dan Aigner. Terdapat juga baju kaos yang enak dipakai dan bergaya seperti Esprit, Guess ,Gap dan Belle Selain itu banyak juga merk-merk dalam negeri berkualitas yang disuguhkan dalam Girl Fashion Boutique seperti kaos couple buatan produsen Bandung, celana jean, kaos dari Jakarta serta pakaian batik dari solo.
Masalah harga tentu sangat miring jika dibandingkan dengan harga aslinya, bahkan bisa mencapai 30 persennya. Dari sisi kualitas, barang-barang yang ada di Girl Fashion Boutique tidak diragukan lagi, sebab barang-barang yang ada didatangkan dari produsen yang berkualitas. Batik juga dipilih sebagai terobosan baru di Girl Fashion Boutique agar Girl Fashion Boutique berbeda dengan toko-toko pakaian yang ada karena batik sedang tren di masyarakat, disini Girl Fashion Boutique memilih batik dari Kalimantan sebagai produk yang Girl Fashion Boutique tawarkan bertujan untuk memeperkenalkan batik kalimantan tidak hanya dikalimantan tetapi diluar kalimantan. Oleh karena itu selain menjual produk Girl Fashion Boutique juga senantiasa berupaya untuk melestarikan kebudayaan daerah.

3.2  Gambaran Pasar

Persaingan usaha di bidang fashion dewasa ini semakin gencar. Diskon besar-besaran ditawarkan oleh department store besar untuk menarik jumlah pembeli sebanyak-banyaknya. Walaupun tengah persaingan Department Store yang sangat ketat, Girl Fashion Boutique masih mampu bertahan. Mempertahankan bisnis Girl Fashion Boutique tidak mudah. Selain bersaing dengan department store besar dan memiliki pelanggan tetap, Girl Fashion Boutique juga harus bersaing dengan bisnis fashion yang menggunakan konsep baru, yakni distribution store (distro) yang sudah menjamur.

3.3 Target atau Segmen Pasar yang Dituju

            Pembeli individu

            Distributor

3.4 Trend Perkembangan Pasar

            Persaingan usaha di bidang fashion dewasa ini semakin gencar. Diskon besar-besaran ditawarkan oleh department store besar untuk menarik jumlah pembeli sebanyak-banyaknya. Walaupun tengah persaingan Department Store yang sangat ketat, Girl Fashion Boutique masih mampu bertahan. Mempertahankan bisnis Girl Fashion Boutique tidak mudah. Selain bersaing dengan department store besar dan memiliki pelanggan tetap, Girl Fashion Boutique juga harus bersaing dengan bisnis fashion yang menggunakan konsep baru, yakni distribution store (distro) yang sudah menjamur. Karena itu untuk tetap mempertahankan diri, setiap Girl Fashion Boutique harus memiliki strategi khusus. Dalam hal ini perusahaan harus benar-benar efektif dan tepat dalam menerapkan strategi bauran pemasaran. Semua aspek bauran pemasaran merupakan suatu mata rantai yang tidak dapat terpisahkan dan saling mempengaruhi. Empat aspek bauran pemasaran berupa harga, produksi, promosi, dan saluran distribusi amat menentukan berhasil tidaknya perusahaan mencapai tujuan

3.5 Strategi Pemasaran

        PENGEMBANGAN PRODUK
 Peningkatan kualitas produk

        PENGEMBANGAN WILAYAH PEMASARAN
Perluasan One Fashion ke daerah lain di Kalimantan

        KEGIATAN PROMOSI
- Mencari peluang pasar pada situs-situs web
- Pembuatan brosur, daftar pelanggan, daftar penjualan dengan mempergunakan program komputerisasi

        STRATEGI PENETAPAN HARGA
Harga disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat lapisan menengah ke bawah.


3.6 Analisis Pesaing

               PESAING
KEUNGGULAN
KELEMAHAN
Department Store yang ada semakin menjamur
  1. Modal lebih besar
  2. Jenis produk lebih bervariasi
1.         Mutu produk rendah
2.         Harga lebih mahal

3.7 Saluran Distribusi

Wilayah pemasaran dan jalur distribusi yang direncanakan

1.     Wilayah Pemasaran
Lokal...................100%

2.     Jalur Distribusi
Individu



 


4.    ANALISIS OPERASI

4.1  Proses Produksi

PROSES PRODUKSI
BAHAN BAKU
TEKNOLOGI
Penjualan
Pakaian
Media cetak dan Elektronik

Keunggulan proses yang dimiliki

Barang yang ditawarkan lebih berkualitas dan harga terjangkau sehingga dapat dinikmati oleh konsumen menengah ke bawah.

4.2    Bahan Baku dan Penggunaannya

BAHAN BAKU

KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN
SUMBER
Kemeja
Kaos
Celana
Batik
25 Potong
40 Potong
20 Potong
15 Potong
Produsen langsung
Produsen langsung
Produsen langsung
Kalimantan


5. ANALISIS SUMBERDAYA MANUSIA (SDM)

ANALISIS KOMPETENSI SDM

     


 

6. RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

6.1       Rencana Pengembangan Usaha

        STRATEGI PEMASARAN
1.      Dipasarkan di daerah Palangka Raya dan sekitarnya
2.      Promosi penjualan dengan jaminan produk serta memasang iklan/sebaran
3.      Harga disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat lapisan menengah ke bawah


     STRATEGI KEUANGAN
1.      Penambahan investasi modal untuk pengembangan usaha
2.      Mencari investor / joint ventura untuk pengembangan dan perluasan usaha
3.      Pengendalian sistem keuntungan



6.2       Tahap-Tahap Pengembangan Usaha

KEGIATAN
bulan ke -
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
Promosi penjualan





v
v
v
v
v
v
v
Pengendalian sistem keuangan







v




Pelatihan karyawan
v
V
v









Peningkatan produktivitas karyawan



v
v
v








7. ANALISIS KEUANGAN
·         Upah karyawan                       = Rp.   4.000.000,00
·         Pajak                                       = Rp.      500.000,00
·         Pengadaan barang                   = Rp.   7.000.000,00
·         Sarana produksi                      = Rp       500.000,00
·         Pemeliharaan                           = Rp       300.000,00
      Total Pengeluaran :                          Rp. 12.300.000,00 /bulan
           
·         Hasil penjualan                        = Rp. 17.000.000,00
Pendapatan bersih                         = Rp.   4.700.000,00/ bulan




8. ANALISIS DAMPAK DAN RESIKO USAHA

8.1       Dampak Terhadap Masyarakat Sekitar

Secara langsung dampak dari didirikannya Girl Fashion Boutique ini adalah adanya penyerapan Tenaga Kerja di sekitar Lingkungan Organisasi

8.2       Analisis Resiko Usaha

- Kenaikan harga beli produk dari produsen diatas 25 % .
- Kenaikan upah tenaga kerja sebesar 30%
- Penurunan daya beli masyarakat

8.3       Antisipasi Resiko Usaha

- Pembelian stock bahan baku dan bahan penolong
- Membuat kontak dengan tenaga kerja
- Memperluas  saluran distribusi pemasaran dan penekanan peningkatan kualitas pelayanan kepada customer maupun mitra kerja




ANALISIS LINGKUNGAN BISNIS
  1. KEKUATAN
1.      Produk
Harga jual yang relatif rendah bila dibandingkan dengan toko- toko lainnya
2.      Produksi
Rendahnya biaya produksi

  1. KELEMAHAN
1.      Produksi
Tenaga kerja tidak diiringi dengan kemampuan menciptakan pasar
2.      Fungsi Pemasaran
Kurangnya strategi pemasaran

  1. PELUANG
1.      Persaingan
Tingkat persaingan yang rendah membuat prospek usahanya lebih besar di masa yang akan datang
2.      Peluang Pasar
Peluang permintaan pasar cukup tinggi